Dauroh Kajian Islam Ilmiah al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewwed

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Berbahagialah, Wahai Penuntut Ilmu Agama !

بِسمِ اللهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Berbahagialah, Wahai Penuntut Ilmu Agama !

Dari Abu ad-Darda’ radhiyallahu ‘anhu, berkata : “Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda (artinya) : “Barangsiapa menempuh jalan dalam rangka mencari ilmu (agama), maka Allah mudahkan baginya jalan menuju surga. Sesungguhnya para malaikat meletakkan sayap-sayap mereka karena ridha terhadap penuntut ilmu (agama). Sesungguhnya seorang penuntut ilmu (agama) benar-benar akan dimintakan ampun oleh siapa yang ada di langit dan bumi, sampai pun ikan yang ada di air…” (HR. Ibnu Majah dan dinilai shahih oleh asy-Syaikh al-Albani)

Beberapa Hukum Seputar Aqiqah

بِسمِ اللهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Beberapa Hukum Seputar Aqiqah

Definisi Aqiqah

Aqiqah adalah penyembelihan terkait kelahiran seorang bayi di hari ketujuh dari kelahirannya.

Memakai Istilah “Aqiqah”

Nama lain dari aqiqah adalah Nasikah. Namun demikian, yang masyhur di dalam kitab – kitab fikih dan hadits adalah pemakaian istilah “aqiqah”. Yang demikian karena istilah nasikah bermakna umum, tidak hanya bermakna aqiqah tapi juga beberapa jenis penyembelihan yang lain seperti : al-udhiyah dan al-hadyu.

Jangan Memakan Harta Orang Lain Dengan Cara Yang Batil

بِسمِ اللهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Jangan Memakan Harta Orang Lain Dengan Cara Yang Batil !

Para pembaca rahimakumullah, kebutuhan manusia yang makin meningkat diiringi munculnya gengsi pribadi seringkali mendorong manusia untuk melanggar norma – norma syariat dalam mencari rezeki. Padahal, Islam telah mengatur bagaimana manusia seharusnya mencari nafkah yang halal dan menjauhi yang haram karena dikhawatirkan menimbulkan dampak negatif, baik untuk pribadi maupun masyarakat. Allah berfirman (artinya) : “Wahai orang – orang yang beriman, janganlah sebagian kalian memakan harta sesama kalian dengan cara yang batil. Kecuali dengan cara perniagaan yang ada saling keridaan diantara kalian…” (Surah An-Nisa’ : 29)