Jangan Memakan Harta Orang Lain Dengan Cara Yang Batil

Jangan Memakan Harta Orang Lain Dengan Cara Batil !

Para pembaca rahimakumullah, kebutuhan manusia yang makin meningkat diiringi munculnya gengsi pribadi seringkali mendorong manusia untuk melanggar norma – norma syariat dalam mencari rezeki. Padahal, Islam telah mengatur bagaimana manusia seharusnya mencari nafkah yang halal dan menjauhi yang haram karena dikhawatirkan menimbulkan dampak negatif, baik untuk pribadi maupun masyarakat. Allah berfirman (artinya) : “Wahai orang – orang yang beriman, janganlah sebagian kalian memakan harta sesama kalian dengan cara yang batil. Kecuali dengan cara perniagaan yang ada saling keridaan diantara kalian…” (Surah An-Nisa’ : 29)

Tafsir Surah Al-Balad

Tafsir Surah Al-Balad
Para pembaca rahimakumullah, oleh karena keterbatasan tempat di buletin ini, maka kami akan menyebutkan keterangan singkat pada beberapa ayat di surah yang mulia. Semoga Allah memberikan manfaat kepada kita melalui tulisan singkat dan sederhana ini.

Kesombongan Itu Membinasakan

 

KESOMBONGAN ITU MEMBINASAKAN

Para pembaca rahimakumullah, Rasulullah Shallallahu `alaihi Wasallam telah menjelaskan hakikat kesombongan dalam sabdanya (artinya) : “Kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain”. (HR. Muslim dari sahabat Abdullah bin Mas`ud radhiyallahu `anhu)
Tolak ukur kesombongan bukanlah dari sisi menyukai pakaian yang bagus atau kendaraan yang mewah. Bukan pula menyukai rumah yang megah. Akan tetapi, kesombongan : ketika ada kebenaran berupa ilmu yang bersumber dari kitab Allah Ta`ala dan sabda Rasulullah Shallallahu `alaihi Wasallam dengan pemahaman para sahabat radhiyallahu `anhum kemudian ditolak dengan berbagai alasan.

Larung Sesajen

Larung Sesajen


Bencana telah mengguncang Sulawesi Tengah manakala 3 daerah mengalami dampak terparah, yaitu : Palu, Donggala dan Sigi. Korban jiwa terbanyak ada di Palu. Bahkan, Palu mengalami 3 bentuk bencana sekaligus : gempa, tsunami dan likuifaksi alias lumpur bergerak yang mampu menyeret tanah dan bangunan di atasnya bergeser sekian ratus meter jauhnya. Subhanallah ! Kalau tidak menyaksikan langsung atau minimal menonton foto atau videonya rasanya sulit dipercaya. Ternyata tidak hanya itu ujian warga Sulawesi Tengah berakhir. Adalah Desa Tompe, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala yang ketika tsunami dengan ganas menghantam desa – desa di tepi pantai barat Sulawesi tiga pekan lalu, desa ini relatif aman dari efek bencana. Namun, Rabu pekan lalu, Desa Tompe mengalami musibah dalam bentuk lain. Air laut naik sampai setinggi leher orang dewasa sehingga warga pun mengungsi mencari tempat yang lebih tinggi dan aman. Fenomena alam yang kata warga desa tersebut belum pernah terjadi sebelumnya.