Hadapkanlah Wajahmu ke Masjidil Haram, Wajibnya menghadap kiblat ketika shalat

kaligrafi-bismillahirrahmanirrahim-i3

Hadapkanlah Wajahmu ke Masjidil Haram

Wajibnya menghadap kiblat[1] ketika shalat

Para pembaca waffaqonallahu jami’an,

Diantara perkara wajib yang harus dilakukan oleh seorang yang bermunajat kepada Allah ta’ala  dengan melakukan shalat ialah menghadap kiblat berdasarkan banyak dalil diantaranya :

v  Firman Allah ta’ala فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ

Maka palingkanlah wajahmu ke arah al Masjidil Haram . (Al Baqarah 144)

v  Juga firman Allah di ayat yang sama وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوا وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُ

Dan dimanapun kalian berada maka palingkanlah wajah kalian ke arahnya [Masjidil Haram]

Yang semakna dengan ayat di atas tersebut juga di ayat ke-149 dan 150 dari surat Al Baqarah[2].

Bila Karikaturis Kafir Menghina Nabi

kaligrafi-bismillahirrahmanirrahim-i3

Bila Karikaturis Kafir Menghina Nabi

            Beberapa hari yang lalu, kota Paris diguncang oleh aksi teror hingga merenggut beberapa jiwa.Berita tentang peristiwa tersebut menjadi besar, tatkala bermacam-macam media yang memang dikuasai orang-orang kafir menyebut-nyebut nama Islam.Aksi teror itu sendiri muncul setelah terbitnya edisi tabloid Charlie Hebdo yang menghina Nabi dalam bentuk karikatur.Penghinaan terhadap Islam dan Nabi telah berkali-kali dilakukan tabloid satir yang memang mengelu-elukan kebebasan berekspresi tersebut.Bahkan setelah peristiwa teror tersebut, redaksi Charlie Hebdo kembali menampilkan karikatur Nabi.

            Menanggapi peristiwa ini beserta peristiwa sebelum dan sesudahnya, maka kita katakan :

Mengungkap Hakikat Peringatan Maulid Nabi

kaligrafi-bismillahirrahmanirrahim-i3

Mengungkap Hakikat Peringatan Maulid Nabi

            Bulan Rabi’ul Awal tidak jarang mengingatkan kaum muslimin tentang peristiwa lahirnya manusia terbaik yang pernah dilahirkan di muka bumi, yaitu Nabi Muhammad bin Abdillah Shallallahu ‘alaihi Wasallam.Hanya saja perlu kita ketahui bahwa para ulama sejarah berbeda pendapat tentang penentuan tanggal lahirnya beliau.Ada yang mengatakan tanggal 2, 8, 9, 10, 12 dan 17 Rabi’ul Awal.Bahkan ada yang mengatakan bahwa Nabi lahir di bulan Ramadhan.Nabi sendiri tidak pernah menegaskan penentuan tanggal kelahiran beliau dan para sahabat tidak ada yang bertanya tentang hal itu.Ini menunjukkan bahwa pengetahuan tentang tanggal kelahiran Nabi bukanlah perkara yang penting.Kalau seandainya penting dan memiliki pengaruh dalam penentuan hukum dalam syariat, niscaya hal itu akan disampaikan Nabi atau ditanyakan oleh para sahabat.Kita sangat yakin bahwa Nabi dan para sahabat adalah manusia yang paling mengerti dan bersemangat dalam perkara yang penting.

Polemik Seorang Muslim Ikut “ merayakan “ Natal. Dilengkapi dengan : Perayaan tahun baru dalam pandangan Islam

kaligrafi-bismillahirrahmanirrahim-i3

Polemik Seorang Muslim Ikut “ merayakan “ Natal.

Dilengkapi dengan : Perayaan tahun baru dalam pandangan Islam

Belakangan ini terjadi hiruk pikuk luar biasa di kalangan kaum muslimin tentang hukum “merayakan” natal yang tidak lain adalah hari besar umat kristiani. Suatu hal yang lumrah jika umat kristiani merayakannya karena terkait dengan keyakinan yang mereka anut. Namun, disini kami ingin mendudukkan hukum seorang muslim ikut “merayakan” natal. Walaupun mungkin tulisan kami ini sedikit terlambat karena hari natal sudah lewat namun semoga ini menjadi peringatan buat kita semua untuk ke depannya.