Pemilu Sebuah Cara Yang Memilukan

kaligrafi-bismillahirrahmanirrahim-i3

Oleh : Ust. Abdurrohman

Kalau orang selama ini menyebut pemilu itu adalah singkatan dari pemilihan umum, maka kami menyebutnya dengan sesuatu yang memilukan.Ya ! Pemilu merupakan cara memilih pemimpin yang jauh menyimpang dari jalan Allah yang akhirnya kepiluanlah yang akan kita dapatkan.Setiap bentuk penyimpangan, baik yang kecil maupun besar, jelas maupun samar, biasa dilakukan mayoritas maupun minoritas manusia tetaplah sebuah penyimpangan apabila bertentangan dengan Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam menurut bimbingan para sahabat radhiyallahu ‘anhum.Sedangkan setiap bentuk penyimpangan akan berujung kepiluan dan kesedihan.

FIKIH TAYAMUM

kaligrafi-bismillahirrahmanirrahim-i3

oleh : Ust. Abu Abdillah

Tayammum dalam pengertian syariat adalah ibadah kepada Allah ta’ala dengan mengusapkan apa – apa yang ada di muka bumi yang suci ke wajah dan kedua telapak tangan dengan cara tertentu.

Dalil syariat tayammum

Banyak sekali dalil tentang tayammum baik berupa ayat Al Quran, hadits nabawi yang shahih maupun ijma’ atau kesepakatan para ulama. Diantaranya, firman Allah dalam surat Al Maidah ayat ke-6 setelah disebutkan syariat tentang wudhu dan mandi:

فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ

Lalu kalian tidak menemukan air maka tayammumlah dengan sha’iid toyyib[1] maka usaplah wajah – wajah dan tangan – tangan kalian dengannya.

Pembahasan mengenai tayammum diuraikan setelah pembahasan wudhu dan mandi serta hal – hal yang terkait dengan keduanya karena memang dalam Islam telah ditetapkan dua zat untuk bersuci:

Tahun Baru dan Budaya Meniru

kaligrafi-bismillahirrahmanirrahim-i3

Oleh : Ust. Abu ‘Abdillah ‘Utsman

Tahun Baru dan Budaya Meniru

Budaya meniru rupanya telah menjadi mental sebagian besar masyarakat kita, mulai dari hal – hal yang sifatnya duniawi sampai dalam masalah agama yang tidak lain terkait dengan urusan surga dan neraka.

Satu – satunya doa yang kita diperintahkan untuk mengulang  – ulangnya dalam setiap sholat dan di setiap raka’at. Tentu doa ini begitu besar maknanya dan demikian penting artinya untuk kehidupan kita. Ya, yang terdapat di akhir surat Al Fatihah, surat yang merupakan intisari Al Quran. Doa untuk meminta keteguhan di atas ash shirothol mustaqim dan dijauhkan dari jalan orang – orang yang dimurkai dan orang – orang yang tersesat.

Lagi, tentang Syi’ah

kaligrafi-bismillahirrahmanirrahim-i3

Oleh : Ust Abu Abdillah “Utsman

Lagi, tentang Syi’ah

Topik tentang Syi’ah memang bahan kajian yang sangat menarik untuk dibahas, setidaknya karena beberapa hal :

1. sangat minimnya informasi yang akurat di tengah masyarakat tentang hakikat Syi’ah ditambah ketidakpedulian mayoritas umat terhadap pemahaman  agama yang benar.

2. terjadinya konflik yang berujung pada pertumpahan darah baik di dalam maupun di luar negeri dengan latar belakang Syi’ah.

3. pro kontra di tengah masyarakat menyikapi Syi’ah terlebih dibumbui berbagai komentar para cendekiawan yang dianggap tokoh muslim dalam masalah ini.

Kita berharap pembahasan kita tentang Syi’ah ini dicatat sebagai amal shalih di sisi Allah ta’ala bukan suatu yang sia – sia belaka. Menjadi amal shalih ketika diniatkan tafaqquh fid din (belajar agama) karena memang para ulama banyak membahas tentang Syi’ah sebagai upaya menjelaskan aqidah/keyakinan yang benar; sampai – sampai ada dari kalangan ulama yang terbunuh karena berbagai tulisannya mengupas Syi’ah. Di sisi lain, dengan pemahaman yang benar terkait masalah ini kita berharap Allah ta’ala menjauhkan diri kita dari berbagai ujian dan fitnah.