Arsip Kategori: TAFSIR

Tafsir Surat Al Fajr

Ayat pertama (artinya) : “Demi fajar.”

Yang dimaksud fajar adalah fajar shadiq yang merupakan awal waktu shalat subuh. Allah bersumpah dengan fajar shadiq karena :

Tafsir Surat Asy-Syams

بِسمِ اللهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Tafsir Surat Asy-Syams

Setelah mempelajari Tafsir Surat Al-Lail yang dimuat pada edisi ke-19, selanjutnya kita akan mempelajari Tafsir Surat Asy-Syams pada edisi ke-33 ini.

Ayat pertama (artinya) : “Demi matahari dan cahayanya di pagi hari.”

Allah bersumpah dengan matahari beserta cahayanya karena pada keduanya terdapat manfaat semisal : pencahayaan bagi manusia hingga mereka di masa sekarang tidak banyak butuh terhadap cahaya listrik yang dapat memakan biaya sangat besar, sebab matangnya buah-buahan, pertumbuhan tanaman-tanaman dan manfaat lain yang tidak mengetahui jumlahnya kecuali Allah. Ini menunjukkan kekuasaan, ilmu dan rahmat Allah kepada hamba-hambaNya. Lanjutkan membaca Tafsir Surat Asy-Syams

Tafsir Surat Al Lail

Tafsir Surat Al Lail

Ayat pertama (artinya) : “Demi malam jika menutupi”.
Al-‘Allamah al-Alusi rahimahullah berkata : “Yaitu : ketika menutupi matahari sebagaimana firman Allah Ta’ala (artinya) : “Dan demi malam yang menutupi matahari” atau (menutupi) siang sebagaimana firman-Nya Ta’ala (artinya) : “…Dia (Allah) menutupkan malam kepada siang…” (Tafsir al-Alusi) Lanjutkan membaca Tafsir Surat Al Lail

Tafsir Surat Adh Dhuha


Beberapa ayat pada surat ini menyebutkan kenikmatan yang Allah beritahukan kepada Rasul-Nya Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wasallam.Mirip perihal itu dengan apa yang pernah kita sampaikan pada tafsir Surat Asy Syarh (Edisi ke-1 Tahun ke-9).
Ayat pertama (artinya) : “Demi waktu dhuha”. Lanjutkan membaca Tafsir Surat Adh Dhuha

Tafsir Surat Al ‘Alaq

kaligrafi-bismillahirrahmanirrahim-i3

Tafsir Surat Al ‘Alaq

            Surat ini terdiri dari 19 ayat.5 ayat pertama merupakan wahyu pertama kali yang turun kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wasallam.Jadi beliau mulai diangkat sebagai nabi dengan 5 ayat tersebut.

            Yang menunjukkan hal di atas adalah hadits ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha yang disebutkan di dalam kitab Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim.

            Adapun ayat-ayat berikutnya turun pada beberapa masa setelah itu, sebagaimana penuturan al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah di dalam Fathul Bari (hadits no.4953). Lanjutkan membaca Tafsir Surat Al ‘Alaq