Fikih Tata Cara Sholat Praktis

kaligrafi-bismillahirrahmanirrahim-i3

Oleh : Ustadz Abu ‘Abdillah ‘Utsman

Rangkaian Fiqh Sholat (1)

Beberapa istilah penting

Syarat Sah Sholat

Artinya adalah bahwa sebuah sholat sah dan tidaknya tergantung dari keberadaan syarat – syarat sahnya kecuali jika ada udzur/keringanan. Syarat sholat bukan bagian dari sholat namun harus ada sebelum sholat dikerjakan.

Contoh : suci dari hadats. Sebelum sholat seseorang harus bersuci dari hadats namun suci dari hadats bukan bagian dari ibadah sholat.

Rukun Sholat

Artinya bagian dari sholat yang jika hilang salah satu rukunnya maka sholatnya tidak sah. Rukun sholat tidak boleh ditinggalkan baik sengaja maupun tidak sengaja

Contoh : ruku’.

Kewajiban Sholat

Artinya bagian dari sholat yang jika ditinggalkan dengan sengaja maka sholatnya tidak sah; namun jika tidak sengaja-seperti lupa-maka bisa diganti dengan sujud sahwi.

Contoh : dzikir ruku’

Perbedaan antara syarat dengan rukun

  1. Syarat sholat harus ada sebelum sholat dimulai sedangkan rukun tidak.
  2. Syarat sholat harus terus ada sampai akhir sholat, adapun rukun maka berpindah dari satu rukun ke rukun yang lain.
  3. Rukun sholat merupakan bagian dari sholat adapun syarat bukan bagian dari penyusunnya.

 

Perbedaan antara rukun dengan kewajiban

 

Rukun tidak boleh ditinggalkan baik sengaja maupun tidak sehingga tidak bisa diganti dengan sujud sahwi ; adapun kewajiban, kalau ditinggalkan sengaja maka sholatnya tidak sah. Kalau tidak sengaja, sholatnya sah namun harus mengganti dengan sujud sahwi.

Sunnah Sholat

Bagian dari sholat yang jika ditinggalkan tidak membatalkan sholat, namun jika dikerjakan akan berpahala insyaallah.

Contoh : membaca surat/ayat setelah Al Fatihah pada dua raka’at pertama dari sholat fardhu.

Namun tidak sepantasnya bagi kita untuk meninggalkan sunnah sholat apalagi sering/terbiasa dalam meninggalkannya.

Semoga Allah menerima seluruh amal kita dan menjadikan kita faqih/paham dalam urusan agama Islam.

اللهم  تقبل  منا رب  زدني  علما